Selasa, 18 April 2006

TIARA LESTARI


Ia berdiri tak sampai semeter di depanku. Sekitar sepuluh menit ia ada di sana. Aku dapat memandangnya begitu leluasa. Rambut panjangnya tertata sangat rapi. Wajahnya begitu menarik untuk ditatap. Tak salah kalau ia menjadi model dunia. Aku tak dapat menentukan apakah ia memang cantik, manis, atau apa. Yang pasti, ada semacam aura yang dipancarkan wajahnya sehingga aku begitu ingin selalu menatapnya.

Setiap ada lensa kamera yang diarahnya padanya, wanita ini langsung bergaya. Sangat spontan. Mungkin ini sudah kebiasaan baginya, sehingga tidak bisa melihat ada kamera di depannya. Bahkan, walau hanya kamera handphone pun, ia segera bergaya. Gayanya sangat khas. Sangat sensual. Ada satu kesamaan dari setiap gayanya. Ia jarang sekali tersenyum atau memperlihatkan gigi ketika bergaya. Padahal, aku perhatikan, giginya tidak jelek-jelek amat kok.

Aku teus menatapnya. Oh... sungguh indah wanita yang ada di depanku ini. Ia indah walau tidak sedang berpose tanpa busana, seperti yang ia lakukan pada majalah Playboy edisi Spanyol, tahun 2005 lalu.

Ia pun berlalu dari hadapanku, meninggalkan sedikit impian nakal di otakku...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar