Kamis, 18 Mei 2006

TiDAK ADA KEADILAN DI SINI

Gedung itu tampak begitu sepi. Kalau kita berjalan di antara lorong-lorongnya, maka jarang sekali kita bertemu dengan orang. Kalaupun ada karyawan gedung ini yang kita temui, jarang sekali saling bertegur sapa. Itulah suasana gedung Mahkamah Agung di Jalan Mereka Utara, Jakarta Pusat.

Inilah gedung yang menjadi tempat harapan terakhir seluruh penduduk negeri ini mencari keadilan. Karena itu, tak jarang, keadilan pun dicari di gedung ini lewat cara-cara yang kotor. Sudah banyak yang terungkap, seperti suap-menyuap, sogok-mensogok, dan kawan-kawannya yang sejenis. Memang sungguh memalukan kalau semua itu terbukti. Entah apa nanti ganjaran yang mereka peroleh di akherat kelak. Mereka itu siapa ya? :-)

Aku naik lift menuju lantai 5, lantai tertinggi di gedung utama MA. Hanya sedikit ruangan yang ada di lantai ini. Salah satunya adalah ruangan Subdirektorat Kasasi dan PK Pidana. Inilah ruangan tempat menyimpan segala berkas perkara kasasi dan yang mengajukan PK Pidana. Anehnya, tidak ada ruangan khusus tempat menyimpan semua berkas itu. Hanya ada beberapa lemari besi di sudut-sudut ruangan yang juga diisi oleh sekitar 25 staf di bagian ini.

Karena itu, jangan heran kalau tanggal 30 Maret 2006, pihak MA menyadari kalau sebuah berkas perkara hilang di rungan bernomor D501 itu. Berkar perkara seberat 15 kg dengan tebal 30 cm itu, dicuri dari dalam lemari. Sampai hari ini, baik polisi maupun MA, belum bisa mengungkap siapa pelakunya. Rupanya, si pencuri tahu betul kondisi gedung MA. Dia (kalau pencurinya cuma satu orang) juga tahu betul, kalau semua CCTV yang ada di gedung MA, hanya menjadi pajangan di sudut-sudut plafon tanpa ada satupun yang berfungsi.

Di lantai dua dan tiga, menjadi ruangan para hakim agung yang bertugas MA. Merekalah yang menjadi penentu rasa keadilan yang banyak dicari-cari orang. Entah dimana para hakim agung itu menyimpan rasa keadilan itu. Sebab, aku tidak menemukan apa yang disebut 'keadilan' selama tiga hari menyusuri sudut-sudut hampir seluruh ruangan di gedung MA. Seperti apa sih bentuk 'keadilan' yang banyak dicari orang di gedung ini? Oh.... mudah-mudahan aku saja yang terlewat mendapatinya ketika menyusuri lorong-lorong gedung MA. Atau... jangan-jangan sudah ikut dicuri maling-maling yang banyak berkeliaran di mana-mana? Ah... mana mungkin itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar