Minggu, 15 Juni 2008

FILM THE HAPPENING

Malam minggu lalu, gw nonton film The Happenning di Lippo Karawaci. Sebenarnya gak ada niat buat nonton. Tapi, karena sedang mentraktir sepupu, maka tawaran buat nonton pun tidak bisa gw elakkan. Pilih-pilih film, ternyata ga ada film yang oke. Daripada nonton film lokal yang judulnya aneh-aneh gitu, maka pilihan pun jatuh pada Film The Happening.

Gw rada-rada gelap ma nih film. Tapi, yah....dinikmati aja walau akhirnya nyesel juga. Gimana ga nyesel, nih film gada bagus-bagusnya. Film bercerita tentang serangan semacam racun gitu di banyak kota di Amrik sana. Racun membuat siapa saja untuk akhirnya memilih untuk bunuh diri. Ada yang bunuh diri dengan cara menabrakkan mobil yang mereka tumpangi, bunuh diri dengan tusuk konde, menggantung diri, saling tembak, dll.

Apa penyebab racun ini? Nah, sampai film berakhir ga terjawab. Katanya dari tumbuhan. Sebab, tumbuhan beraksi terhadap gangguan yang mereka alami. Karena itu, serangan selalu terjadi di taman-taman atau tempat-tempat yang ada pohonnya. Serangan diawali dengan hembusan angin yang tidak wajar.

Namun, selain buruknya cerita film ini, masih ada yang membuat gw berkesan. Si jagoan di film ini sedang berbincang-bincang dengan seorang anak umur 5 tahunan. Kepada si anak, dia menceritakan sebuah cincin yang bisa berubah warna sesuai dengan kondisi hati si sepemakainya. Nah, ketika si anak memakai cincin, warna berubah menjadi orange.
"kamu artinya sedang mau tertawa," kata dia. Padahal, saat itu si anak sebenarnya sedang bersedih. Tapi, mendengar ucapan di pria itu, si anak akhirnya emang tertawa.

Yang gw suka adalah, si pria tersebut sebenarnya sedang mempraktekkan ilmu hypnoterapi kepada si anak. Hal-hal seperti ini juga dibahas dalam The secret, buku dan film yang akhirnya membawa gw ke ilmu-ilmu lain kayak NLP dan Hypnoterapi.

Gw mikir, si penulis skenario emang sadar atau ga ya memasukkan adegan itu. Jangan-jangan emang dia ahli dalam hal NLP atau Hypnoterapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar