Kamis, 07 Agustus 2008

TransJakarta atau Busway?



Apa yang paling dikenang dari hasil kerja 10 tahun Sutiyoso jadi Gubernur Jakarta? Mayoritas pasti akan menjawab BUSWAY! Memang tidak salah. Inilah buah karya kepemimpinan Bang Yos yang paling fenomenal selama ia memimpin Jakarta. Lewat tangannya, bis-bis Transjakarta pun meluncur di jalur Busway. Lucunya, orang sering salah kaprah dengan menamakan bus-bus tersebut dengan sebutan Busway. "Tadi gue naik Busway," begitu kata seorang kawan. Padahal, arti dari 'Busway' ya 'jalur bus'. Sedangkan nama bus-nya adalah Transjakarta.

Transjakarta atau Busway (segala yang salah dilakukan berulang, ya akhirnya menjadi benar juga), mulai beroperasi sejak 2003. Kini, jalur Busway sudah beranak pinak dan sebentar lagi sudah menjadi 10 koridor yang seluruhnya mengepung Jakarta.

Begitu banyak yang sudah memberikan testimoni tentang baik-buruk Busway. Lucunya, gw sendiri baru pada 2008 ini merasakan naik Busway. Hasilnya? Acungan jempol deh buat Sutiyoso, sebagai penggagas proyek awalnya banyak dikecam ini. Dengan modal Rp 3.500, kita bisa keliling Jakarta dengan naik busway. Kecepatan pun dijamin lebih cepat daripada naik biasa. Asiknya lagi, AC-nya jauh lebih dingin daripada biskota AC manapun di Jakarta ini.

Bila dilihat dari sejarahnya, Bang Yos sebenarnya menjiplak abis sistem transportasi di kota Bogota, Kolombia. Di sana, busway mereka diberi nama Trans-Melineo. Bagaimana ya awalnya orang Bogota bisa membuat busway untuk pertama kali?

(foto: yang kiri adalah Transjakarta, sedangkan yang kanan Trans-Melineo. Mirip bukan?)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar