Minggu, 13 Januari 2008

Selamat Datang 14 Januari

Hari sudah berganti. Kita sudah memasuki tanggal 14 Januari 2008. Sudah 13 hari tahun 2008 terlewati. Dan, sampai tengah malam ini. Kondisi Pak Harto masih dikabarkan kritis, walau sudah lebih baik daripada tadi sore. Alhamdullilah lah. Semoga cepat sembuh.

Yang pasti, saat-saat awal tanggal 14 Januari ini, gw masih sibuk dengan urusan sakitnya Soeharto. Sudah hampir 30 kaset liputan tentang Soeharto selesai gw pelototin. Lumayan asyik juga melihat rekaman-rekaman semasa Soeharto masih menjadi presiden.

Yang gw teringat adalah saat melihat rekaman kepulangan Soeharto dari Mesir pada Mei 1998. Soeharto tiba malam hari di Halim, setelah pulang lebih cepat dari Mesir karena kondisi Jakarta yang sedang gawat. Soeharto turun dari pesawat dengan muka yang agak tegang. Begitu juga dengan para menteri dan pejabat yang menyambutnya. Bahkan, begitu turun dari pesawat, Soeharto terlihat lama berdiskusi dengan Pangan Wiranto, Habibie, dan beberapa menteri. Tidak biasanya presiden menyempatkan ngobrol serius di samping pesawat. Pasti bising kan.

Masih banyak rekaman yang bisa gw liat lagi, yang sebelumnya ternyata luput dari pandangan gw. Termasuk rapat di Cendana keesokan harinya. Satu persatu menteri datang dengan muka tegang. Jarang ada yang tersenyum. Bahkan, Wiranto masih sempat-sempatnya ngobrol lewat HP walau sudah nyampe di Cendana. HP yang dipakai Wiranto masih gede banget. Kayaknya sih masih AMPS. Sebab, GSM kan masih jarang pada tahun 1998-an. Perkiraan gw aja sih, sebab teman gw punya HP kayak yang dipakai Wiranto dalam rekaman itu.

Udah lah. Besok kita sambung lagi. Selamat malam semua.... eh...selamat pagi ding. Selengkapnya...

Soeharto Makin Kritis


Baru saja ada Breaking News di Metro TV, yang mengabarkan mantan presiden Soeharto kembali kritis. Kata dokter, seperti yang dikutip ama si reporter Metro TV di RSPP, harapan hidup Soeharto tinggal 50:50. Mmm..... sebuah perbandingan yang sedikit membut gw merinding. Apa sang Bapak Pembangunan itu sedang menunggu saat-saat akan meninggalkan dunia ini, termasuk gw tentunya....

Yang pasti, kesibukan bukan hanya di RSPP. Gw sendiri ikut sibuk garap tayangan tentang Soeharto. Sesuai jadwal, tayangan gw ini wajib tayang hari Selasa besok. Ordernya sendiri baru datang kemarin. Karena itu, sejak kemarin sampe hari ini, gw sibuk ngumpulin semua bahan tentang Soeharto.

Agak aneh juga perintahnya. Walau kondisinya sedang bersedih, gw disuruh buat tayangan tentang kasus yang melilit Soeharto pasca lengser dari kursi presiden di negeri ini. Ya udah deh, terpaksa garap kasus dengan bahasa yang santun dan kalau bisa, bukan menambah duka atau sedih atas kondisi Soeharto yang sedang terbaring lemas di RSPP sampe detik ini. Selengkapnya...