Senin, 02 Maret 2009

Balada Republik Mimpi

Perjalanan kelompok Republik Mimpi benar-benar menarik untuk diikuti. Pertama-tama, Republik Mimpi tayang di Indosiar, lalu pindah ke Metro TV, kemudian berlabuh di TV One, lanjut kemudian mengudara di ANTV, dan kini tayang di RCTI. Selanjutnya dimana ya?


Republik Mimpi yng digawangi oleh Effendy Gazali, awalnya tayang di Indosiar dengan Taufik Savalas dan Ucup Keliek sebagai pasangan presiden dan wakil presiden yang merupakan parodi dari SBY-JK. Tayangan ini langsung mendapat respons luar biasa dari penonton, karena sebelumnya belum ada parodi televisi yang bersiteng tentang kondisi republik ini.

Tak lama kemudian, Effendy Gazali memboyong tim-nya ke Metro TV. Kabar santer yang beredar, tim pakar komunikasi politik asal UI ini, punya perbedaan pendapat dengan pihak Indosiar. Namun, ada juga yang mengatakan, Indosiar mendapatkan tekanan dari pihak luar untuk tidak lagi menayangkan Republik Mimpi.

Di Metro TV, parodi ini dibungkus dalam sebuah program yang bernama News Dot Com. Butet Kartaredjasa menggantikan Taufik Savalas sebagai Presiden Republik Mimpi, dengan gelar SBY (Sibutet Dari Yogya). Pembawaan dan gaya Butet memang mirip sekali dengan Presiden SBY. Sedangakan posisi Ucup Keliek sebagai wakil presiden, digantikan oleh Jarwo Kwat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar