Senin, 30 November 2009

Sebelum Kiamat 2012

Seorang penikmat film, baru saja menonton film 2012. Sebenarnya, belum selesai ia menyaksikan seluruh film ini. Kalau tidak salah, baru sampai adegan presiden Amerika Serikat dihantam oleh kapal induk milik negaranya sendiri. Mmmm….boleh juga sutradara film ini. Orang yang sangat membenci negara sok adikuasa itu, pasti mengeluarkan sumpah serapahnya setelah melihat adegan ini.

Kalau boleh jujur lagi, si penikmat film ini tidak utuh menonton film dari awal sampai adegan tewasnya sang presiden itu. Setidaknya hanya sekitar 20 menit awal, ia utuh menonton film ini. Yakni saat awal-awal terjadinya gempa yang membelah sebuah kawasan di Amerika serikat. Setelah itu ia putus-putus menonton film, karena harus makan, mencari sesuatu ke dalam kamar, dan akhirnya mandi.


Tapi, ini memang pilihan yang harus ia pilih. Lagi pula, ia bisa menonton kembali film 2012 ini secara utuh bila ia memilik waktu yang cukup. Maklum saja, DVD bajakan hasil minjam itu, masih akan ada di rumah sampai beberapa hari ini.

Ia rencanakan besok akan berusaha kembali menonton film yang sudah membuat heboh Indonesia ini. Sampai-sampai MUI pun melarang menonton film ini, dengan alasan kiamat adalah urusan Tuhan. Bagi MUI, tidak ada yang tahu kapan kiamat datang. Tidak juga suku Maya yang memprediksi kiamat akan datang pada 21 Desember 2012, atau Holywood lewat film 2012-nya ini. Entah lah, apakah larangan MUi ini keluar setelah mereka menonton film 2012, atau hanya membaca resensinya di Koran-koran.

Walau baru sekilas melihat filmnya, si penikmat film ini berpikir juga. Bagaimana kalau seandainya memang benar ramalan suku Maya kalau kiamat akan datang pada 2012. Wah, berarti waktu tinggal 3 tahun saja untuk menikmati dunia yang indah dan nyaman ini. Dan, kalau bukan hanya ia seorang yang percaya, jangan-jangan setiap orang sudah punya rencana masing-masing sebelum kiamat itu benar-benar terjadi.

Mmm…sulit membayangkan apa saja rencana setiap orang setelah tahu kiamat akan terjadi pada 2012. Di tengah kehidupan yang serba materalistik ini, pasti banyak orang yang cuma berpikir tentang kenikmatan surgawi ala dunia yang seperti bola ini.

1. Seorang pemuda yang baru bekerja, dan doyan berhutang, kredit, nyicil, dan sejenisnya, sudah merencanakan untuk meng-appy semua kartu kredit dari setiap bank. Satu bulan sebelum kiamat, ia akan menghabiskan semua limit kartu kredit untuk apa saja. Ia berpikir, utang tidak akan sempat ditagih karena sudah kiamat.

2. Seorang pengusaha muda berperut gendut dan kepala botak, akan mengajukan kredit baru ke bank dengan pinjaman supergede, 1 triliun! Masa kredit 5 tahun dengan bunga 12%/tahun. Cicilan akan dibayar dengan pinjaman tadi. Sisa uang pinjaman yang sudah dipotong untuk cicilan tadi akan ia pakai untuk mengambil paket liburan keliling dunia selama 1 tahun penuh. Tidak ada Negara dari 6 benua luput dari liburannya, termasuk Antartika. Amerika Serikat akan menjadi tujuan terakhir, dan ia berharap kiamat akan datang pas ketika ia mengetuk pintu rumah Angelina Jolie dan mencium tangan aktris holywood itu.

3. Seorang pejabat sudah berencana untuk mengeruk habis dana-dana proyek di instansinya. Karena sudah bingung uang mau dikemanakan lagi, maka tiap malam ia nongkrong di hotel bintang 5 sambil berkaraoke dengan ditemani oleh lima perempuan Uzbek. Ia berharap kiamat akan terjadi saat petugas KPK baru mau mengetik surat penangkapan dirinya.

4. Seorang anak kuliahan merangkap model terkenal, telah menyusun di buku agendanya untuk habis-habisan menerima order apa saja yang menyenangkan hatinya dan menambah tabungannya, termasuk jadi bintang film porno yang akan diedarkan di luar negeri. Ia berharap saat film pornonya mulai beredar di Jakarta, kiamat itu akan datang, dan rasa malunya pun belum sempat datang.

5. Seorang wartawan gosip pun tidak mau ketinggalan. Berbekal pergaulannya, ia ikut menikmati kartu kredit milik rekannya yang baru bekerja tadi, juga menjadi tempat titipan uang korupsi si pejabat tadi dan menggunakan uang itu sambil berfoya-foya dengan sang model tadi, termasuk mengontrakkan si model sebuah apartemen kelas president suits di Jalan Sudirman. Setelah bosan, ia kemudian turut mendampingi si pengusaha muda berkeliling dunia.

Mmmm……begitulah kalau materi menjadi dewa bagi sebagian orang di kolong langit ini.

Kebon Jeruk, 30112001, pukul 02.20 WIB.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar