Rabu, 09 Desember 2009

Membeli Emas Logam Mulia Antam

“Bapak tinggal menuju ke ujung Jalan Pemuda. Antam persis di hook sebelah kiri jalan.” Begitu kata seorang wanita di ujung telepon sana.

Setelah mendapatkan petunjuk itu, aku pun segera menuju ke alamat yang disebutkan. Dari hasil hasil bertanya dengan seorang pria yang ada di lampu merah Jalan Pemuda, akhirnya aku tidak salah lagi. Gedung Logam Mulia Aneka Tambang pun sudah di depan mata.

Aku segera menuju pintu gerbang. Belum sampai di sana, gerbang pun segera terbuka secara perlahan-lahan. Gerbang memang dikendalikan secara otomatis. Begitu ada tamu yang ingin masuk, satpam segera memencet tombol untuk membuka pintu gerbang.


Pintu gerbang ada dua. Setiap kendaraan yang masuk akan terkurung di antara kedua pintu gerbang. Bila masih ada kendaraan lainnya yang ingin masuk, maka ia harus menunggu giliran di pinggir jalan raya. Demi keamanan, memang peraturan ini yang diberlakukan. Maklum saja, di kompleks inidalah peleburan emas menjadi bentuk-bentuk yang diinginkan. Dan, di sini-lah pusat penjualan emas 99,99 karat milik PT Aneka Tambang, termasuk berbentuk koin maupun batangan. Jadi, wajarlah begitu ketat pengamanannya.

Setelah selesai melapor, termasuk mengisi lembaran maksud kedatangan dan meninggalkan KTP, maka tamu dipersilahkan menuju gedung penjualan emas secara ritel. Lokasinya berada di paling kiri kompleks. Ada sebuah lobby di sana, dan akupun segera masuk ke dalam.

Dua perempuan muda yang duduk di depan meja resepsionis, segera menyambut dan menanyakan maksud kedatanganku. Lembaran yang tadi diberikan oleh satpam lantas mereka minta. Tidak sampai satu menit, lembaran kembali diserahkan kepadaku berikut nomor antrian bernomor 46.

Aku pun duduk sambil menunggu panggilan. Ada sekitar 15 orang di sana.pasti mereka juga ingin membeli koin atau emas batangan milik PT Aneka Tambang. Ada anak muda, orang dewasa, perempuan maupun wanita, dan bahkan ada dua orang asing di sini. Ada yang sibuk menyimak tayangan berita demo layar TV, ada yang membaca koran, dan ada juga yang cuma termenung.

Areal ruang tunggu ini mirip dengan suasana di bank. Di kiri ada dua petugas seperti petugas CS di bank. Di kanan ada TV berlayar lebar. Di samping TV ada ruangan bernomor 1 dan 2. Tidak terlibat apapun aktivitas di dalamnya. Kuat dugaan, di dalamlah transaksi jual-beli emas. Di kanan meja penerima tamu tadi ada ruangan kasir. Nah, di tengah-tengah ruangan ini, ada beberapa etalase yang memajang sejumlah produk-produk Logam Mulia Antam. Asik juga menatapnya. Setelah beberapa waktu menatap, ternyata ada tulisan kecil di setiap produk: imitasi!. Hehehe...

Tidak sampai sepuluh menit menunggu, nomor 46 pun dipanggil. Aku pun segera menuju salah satu meja mirip CS tadi. Sang wanita muda yang ada di sana, menanyakan padaku apa tujuan kedatanganku. Aku mengatakan ingin membeli koin1 gram. Namun, si peetugas mengatakan hanya ada emas berbentuk batangan 1 gram. Tanpa pikir panjang, aku pun mengiyakan. Ia lalu meminta identitas dan mengetiknya. Tidak sampai tiga menit prosesnya. Ternyata yang diketik tadi adalah faktur pembelian. Aku pun kemudian menuju kasir dan membayar faktur. Selain kontan, mereka juga terima debet BCA dan kartu kredit. Tapi, bila memakai kartu kredit, akan dikenakan biaya 3,1%.

Usai membayar, aku lalu masuk ke kamar nomor 1. di sana faktur aku serahkan dan kemudian aku disuruh kembali menunggu panggilan berikut di ruang tunggu. Sekitar 15 menit lamanya aku menunggu sambil membaca koran Kompas edisi hari ini. Saat sedang asyik membaca halaman politik, namaku dipanggi lewat pengeras suara. Aku pun segera masuk lagi ke kamar nomor 1. Petugas di sana segera menyerahkan emas yang aku beli berikut faktur pembelian.

Selesai sudah acara pembelian emas. Walau hanya membeli sangat sedikit, tapi ada rasa tertentu yang muncul di hati. Hari ini, aku punya pengalaman baru membeli emas langsung ke pabriknya. Hehehe.....

Oya, tiap hari harga emas di sini naik-turun, tergantung kondisi harga emas dunia. Hari ini, harga emas di logam mulia Antam turun dibandingkan beberapa hari lalu. Saat itu, harga 1 gram emas mencapai di atas Rp 400.000. Namun, harga hari ini sudah dibawahnya.

Berikut ini harga emas logam mulia untuk hari ini:

Logam Mulia Gold Bar Price
Wednesday, 09 December 2009

Gram Price per Bar (Rp) Price per Gram (Rp) Stock
1 386.500 386.500 Ready
2 739.500 369.750 Ready
2.5 916.000 366.400 Ready
3 1.092.500 364.167 Ready
5 1.803.500 360.700 Ready
10 3.581.000 358.100 -----
25 8.888.500 355.540 Ready
50 17.723.000 354.460 Ready
100 35.402.000 354.020 -----
250 88.340.000 353.360 Ready
1000 353.000.000 353.000 -----



4 komentar:

  1. bro...beli satu gram juga gakpapa ya?hehe..maklum gw nubie kalo urusan beli emas gini..:)
    salam.

    BalasHapus
  2. @bro heppy: tengkiu bro. Bahkan, skr ane punya keinginan kuat buat 'berkebun emas'. hehehe.... Apa bro jg sudah menjalani investasi dalam bentuk emas? Mohon sharing ilmu lah bila memang demikian....
    Btw, thanks sudah berkunjung ke blog ane.
    salam kenal.

    BalasHapus
  3. emang boleh kalo kita cuma belinya 1 gram di antam???

    BalasHapus
  4. Boleh banget beli 1 gram, asal stoknya tersedia. Tertarik buat investasi di emas juga?

    BalasHapus