Selasa, 02 Maret 2010

Inspirasi dari ALAPOLA

Hasil browsing-browsing hari ini akhirnya sampai ke sebuah cerita tentang ALAPOLA. Ini adalah nama sebuah kaos asal Madura. Idenya sih sama dengan Joger atau Dagadu. ALAPOLA memposisikan diri sebuah sebuah kaos khas dari Madura. Orang yang berada di balik ALAPOLA adalah Royas Amri Bestian.

Kisah ini menarik perhatianku karena saat ini pun aku bersama dua orang rekan sedang merintis sebuah usaha pembuatan kaos dengan merek GUELO!. Namun, seperti kisah bisnis pada umumnya, seringkali bisnis harus layu sebelum berkembang. Kini, kegiatan GUELO! sedang vakum dari kegiatan. Semoga saja sebentar lagi kegiatannya akan kembali berjalan dan bisa sukses seperti ALAPOLA, JOGER, DAGADU, MAHANAGARI, atau yang lainnya. Amin....

Berikut ini kisah tentang ALAPOLA yang pernah diulas di Kompas.com edisi Selasa, 12 Agustus 2008.


Madura dalam Pelesetan Budaya

Selasa, 12 Agustus 2008 | 11:46 WIB
Oleh:Ingki Rinaldi

Kaus-kaus dengan beragam warna dan desain dipajang di salah satu pojok rumah toko di salah satu sisi Jalan Raya Kupang Jaya, Surabaya. Beragam kaus itu bercampur dengan sejumlah barang lain, seperti pin, gantungan kunci, sandal, mug, tas pinggang, dompet, dan stiker yang juga berdesain unik.

Berbagai produk unik yang diberi nama Alapola Madura itu mengacu dan berfokus pada etnis Madura dengan segala keunikannya. Beragam produk unik Alapola Mudara berbagi tempat dengan kantor biro perjalanan wisata M Travel di rumah toko tersebut.

"Saya karyawan travel dan hanya melayani pembeli. Usaha travel ini baru berjalan sekitar tahun 2000-an, sedangkan Mas Royas dengan usaha Alapola menempati ruko ini terlebih dahulu," kata Siti Fadilah, yang siang itu menemani Kompas. Mas Royas yang dimaksud adalah Royas Amri Bestian, pebisnis di kancah industri kaus kreatif di Surabaya dan sekitarnya.

Royas yang lahir di Jakarta, 7 Juni 1982, memulai usahanya sejak masih berseragam putih abu-abu. Saat duduk di kelas 2 SMA Islam Al Azhar 2, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Royas mendirikan Alapola Madura.

Kata Royas, alapola berarti banyak tingkah polah. Sejak awal Royas, lulusan Desain Komunikasi Visual Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, meniatkan untuk membesarkan nama Madura lewat kreativitas dan imajinasi.

"Etnis Madura sangat dikenal punya perilaku khas. Namun, mereka lebih dikenal dengan budayanya yang keras dan kasar serta budaya carok. Namun di balik semua itu, saya melihat etnis Madura juga mempunyai sebuah kekayaan seni dan budaya yang tinggi. Pola bertingkah, berpikir, dan berkarya ada keunikan tersendiri," ujar Royas, yang juga salah satu cucu mantan Gubernur Jatim M Noer.

Ternyata lucu juga

Dalam hal ini, Royas sering menggali ide desainnya dari keluarga besarnya yang merupakan keturunan asli Madura dan tinggal serta besar di Jakarta. Sejumlah lelucon khas Madura dan logo bergambar tokoh Sakera dengan sepasang mata besar dipakai untuk memberikan kesan ramah, lucu, dan unik.

Perbedaan dengan industri sejenis, seperti Joger di Bali dan Dagadu di DI Yogyakarta, adalah Alapola Madura lebih memusatkan garapannya pada segala sesuatu mengenai etnis Madura. Jadi, bukan sekadar nama tempat berupa Pulau Madura. Meskipun demikian, salah satu desain pertama berjudul "Madura Island" berupa gambar Pulau Madura yang terbukti mampu membangkitkan nostalgia.

Selain itu, Royas-bungsu dari empat orang bersaudara-juga mengarahkan desain-desain Alapola pada tema-tema umum, misalnya kata "No Porno" yang secara umum berarti slogan untuk menjauhi hal- hal porno. Namun dalam kaus Alapola, artinya bisa menjadi lain. Pasalnya, orang Madura punya kebiasaan mengulang kata-kata. Jadi, "No Porno" di kaus Alapola berarti "porno" itu sendiri.

Niat Royas, yang kini berkarier sebagai art director sign design communication, art director mirage post, styling artist, dan character designer sejumlah rumah produksi di Jakarta, untuk mengangkat humor dalam perilaku etnis Madura hingga kini direspons baik banyak orang. Royas, yang menjalankan usahanya dari Jakarta, mengatakan, orang-orang itu kerap melontarkan ucapan, "Ooo... ternyata Madura tuh lucu juga, ya."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar