Rabu, 28 April 2010

Ketemu Teman Lama

Tampaknya Facebook sudah tidak semeriah dua tahun lalu. Dari yang dulunya bisa tiap jam membuka facebook, maka kini bisa dalam beberapa hari tidak online. Nah, hari ini aku iseng-iseng berlama-lama memelototi Facebook. Hasilnya adalah, aku bertemu kembali dengan teman lama yang sudah lama sekali tidak bertemu. Mungkin hampir 10 tahun kami tidak berjumpa. Kami pun chat di ruang chating Facebook. Rupanya dia sudah menjadi orang hebat. Setidaknya begitu penilaianku.


Aku menyapanya dengan kata 'Horas'. Lama tidak berbalas, sampai beberapa menit kemudian ia pun membalas, "sdh nikah belum?". Setelah itu, percakapan-percakapan pun mengalir tanpa henti. Kawan lama ini pun menceritakan kabarnya yang tampaknya lumayan komplit.

"akhir mei ini anak ketigaku lahir....jadi anak pertamaku laki, kedua perempuan, ketiga laki dan br kami kb.... anak pertamaku sdh TKA, dan anak kedua PG1... kami tinggal disurabaya(sementara) sampai S2 ku selesai. rumah kami di puri bintaro hijau...jadi itu rumah kami kontrakkan karena pindah kerja ke surabaya..." tulis kawan tersebut dalam obrolan via chatting itu. Aku sengaja tidak mengubah huruf atau tata bahasa tulisannya, agar terasa lebih alami sebagai sebuah obrolan via chatting.

Kabar terakhir aku memang mendengar kalau kawan ini sedang mengambil S2 di Surabaya. Dulunya, ia mengajar di sebuah sekolah swasta kelas atas di kawasan Bintaro, Jakarta. Sejak kuliah ia memang hobi mengajar. Saat masih sekolah dulu, ia juga mengisi waktu luang dengan memberikan bimbangan belajar ke sejumlah anak SMA maupun SMP. Soal otak dan hitung-hitungan, kawan ini memang jagonya.

Ia bercerita, S2-nya akan selesai November 2010 ini. Hebatnya lagi, kini ia sudah diminta UPH untuk bergabung setelah tamat S2. "selesai S2 aku diminta gabung ke UPH ccollege di Karawaci...S2 baru akan selesai november nanti... UPH college minta aku gabung juni tp belum selesai kuliah(memang tinggal thesis)... aku mau pindah ke UPH college karena akan diberikan beasiswa ambil S3 stelah ngajar disana 2thn-an." Aku pu meledeknya dengan mengatakan ia akan bisa menjadi seorang profesor dalam beberapa tahun lagi.

Menurut dia, S2-nya merupakan bantuan dari tempatnya mengajar di Bintaro. Sambil kuliah S2, dia pun mengajar di sebuah sekolah di Surabaya yang memiliki kurikulum yang sama dengan tempat mengajarnya di Bintaro. Ia mengajar matematika dan Filsafat dasar dalam Bahasa Inggris di sini. Bahas Inggris memang keahliannya yang lain. Dulu kami sama-sama kursus Bahas Inggris di LIA. Bedanya, ia lulus sampai tingkat advance, aku sendiri lulus intermediate pun tidak. Nasib.....

"disekolah ini aku jadi students affair coordinator(wakasek kesiswaan)...jumlah murid smp-sma 700-an, klo total dari TK-SMA 1600-an siswa", lanjut kawan ini. Ia pun menceritakan suka-duka mengajar di sekolah yang 90% muridnya adalah keturunan Cina.

Kawan ini rupanya tergolong orang yang tidak bisa diam. Selain mengajar dan kuliah, ia juga memberikan training di sekitaran Jawa Tengah, Jawa Barat, dan juga Jawa Timur. "Lumayan buat tambah pengalaman. Aku trakhir baru pulang dari china ikut seminar matematika internasional 2 minggu," katanya.

Selain memberikan training pendidikan, kawan ini juga pernah pergi ke Aceh tahun lalu untuk ikut tsunami project, yang merupakan sponsor dari swiss. Di sana ia menjadi pembicara utama di depan para profesor matematika dari sejumlah universitas di provinsi paling barat Indonesia itu.

"bentar lagi muncul YOHANES SURYA bidang matematika nih...." ledekku.

Acara chatting pun harus berakhir karena si kawan ini mengaku harus segera pergi mengajar....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar