Selasa, 15 Maret 2011

Kemacetan di Tol Tangerang - Jakarta

Akhir-akhir ini, sepertinya Jalan Tol Tangerang-Jakarta lebih macet daripada biasanya. Kalau dulu kemacetan hanya terjadi pada pagi hari, maka kini sepertinya tidak mengenal waktu. Mau pagi, siang, sore, atau malam, semua sama saja. Macet parah!

Biasanya, kemacetan paling parah hanya terjadi mulai pukul 06.30 WIB sampai menjelang pukul 09.00 WIB, dimana para orang-orang sedang berangkat kerja.

Kemacetan terjadi mulai simpang susun Tomang sampai pintu tol Karang Tengah. Ini diakibatkan karena terjadi sumbatan di lampu merah Tomang atau di Gerbang Tol Dalam Kota. Karena itu, ada sebuah rahasia yang dipegang bagi yang biasa melewati jalan tol ini. Yakni, resep agar tidak terjebak macet adalah dengan berangkat sebelum jam enam pagi bagi yang tinggal di seputaran Karawaci atau Serpong. Bila lewat jam itu, maka siap-siaplah untuk terjebak dalam kemacetan yang sangat parah.

Lewat pukul 09.00 WIB, biasanya jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga ini, mulai relatif lebih sepi. Kalau sedang beruntung, maka kendaraan akan lancar hingga menjelang Tomang. Hanya sesekali saja macet hingga ke depan Puri Indah.

Tapi, semua kondisi ini sepertinya sudah berubah. Kemacetan sudah tidak mengenal waktu lagi. Setidaknya ini yang saya amati belakangan ini, karena saya hampir tiap hari melewati jalan tol yang mulai dioperasikan sekitar pertengahan 80-an silam (Wah, sudah lama juga ya).

Kini, siang hari saja, kemacetan begitu parah. Kemacetan sudah terjadi begitu melewati gerbang tol Karang Tengah. Kemacetan terus menemani hingga kita sampai ke simpang susun Tomang. Kalau biasanya hanya membutuhkan waktu perjalanan dari Karawaci ke Tomang sekitar 30-40 menit, maka kini bisa mencapai satu jam atau lebih. Benar-benar menyiksa siapa saja yang melewati jalan tol ini.

Entah berapa kerugian yang diderita setiap pengendara dengan banyaknya waktu mereka yang harus terbuang karena kemacetan ini. Mereka pasti sudah rugi BBM, waktu, dan juga kesehatan, karena stress di jalan.

Celakanya, pemerintah kabarnya akan menaikkan tarif jalan tol pada September 2011 nanti. Gile juga. Pelayanan tidak maksimal, tapi tarif naik terus.

Waktu perjalanan kini pun semakin harus bertambah karena sedang ada pelebaran jalan tol ini. Jalan tol sedang dilebarkan dari masing-masing tiga lajur, akan menjadi empat lajur ke setiap arah. Pelebaran mulai Tangerang Barat hingga ke ke Tomang. Pelebaran dilakukan pada lahan sisa jalan tol di sisi paling luar. Dulunya, lahan sisa ini digunakan sebagai saluran air dan penghijauan. Memang sayang juga melihat pohon-pohon yang tadinya sudah hijau dan besar, kini harus ditebang.

Yang mengerjakan proyek pelebaran jalan ini adalah PT Adhi Karya. Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di sektor jasa konstruks ini mengerjakan proyek ini dengan nilai kontrak Rp 131,43 miliar. Proyek diperkirakan akan selesai dalam waktu 205 hari kalender. Berarti, mungkin akan beres pada akhir tahun 2011 ini. Nah, sebelum selesai, mari kita nikmati dulu kemacetan dan gangguan-gangguan lainnya ketika melintasi Jalan Tol Tangerang-Jakarta ini.

Data Jasa Marga menunjukkan, volume kendaraan yang melewati akses tol Tangerang-Tomang dalam satu hari mencapai 250 ribu lebih. Dengan rincian, untuk kendaraan pribadi atau golongan I sebanyak 216.364; golongan II jenis kendaraan bus sekitar 22.660, golongan III kendaraan truk sebanyak 7.032, golongan V jenis kontainer 2.741 dan golongan VI kendaraan berat truk dobel gandeng sekitar 2.001 unit.

3 komentar:

  1. maaf Ini Bukan Spamm !!..


    ini hanya sekedar Blog Walking..
    Visit Back Please..


    ^Bocah Edan™ ..
    ^Hacker Blitar Sejati™..
    ^DEEVRO™ IS CRIME !!
    ^NEO DEEVRO™..
    ^BLITAR™ WAE..


    tHnKz 4 Visit.. ^_^
    salam Damai dari Blogger BLITAR..
    Untuk Tukar LINK silahkan Klik Link INI..

    BalasHapus
  2. Anonim1:33 AM

    Wah Infonya akurat. sekedar tambahan, itu lampu merah tomang, kalo pagi cepat ada polisinya yang nyuru jalan, tapi kalo siang merahnya bisa 5 menit, ijonya cuma 1 menit. Makanya mau pagi atau siang, kena macet, kalo hari liburan pelajar atau sejenisnya, baru bisa tenang lewat itu tol

    BalasHapus
  3. hehehe.... betul sekali komentar Anda. kalau saja di Tomang tidak ada lampu merah, pasti tol tangerang-tomang tidak akan macet tiap hari. tapi, dengan adanya jam pelarangan truk, sudah terasa manfaatnya. Kemacetan tidak lagi separah dulu.

    BalasHapus