Rabu, 23 Maret 2011

Putri Ari Sigit Mengikuti Jejak sang Ibu

Aku penasaran dengan berita penangkapan salah satu cicit Presiden kedua Indonesia, Soeharto. Namanya Putri Aryanti Haryo Wibowo. Dia adalah adalah cicit penguasa Orde Baru itu dari anak lak-laki tertuanya, Sigit Hardjojudanto. Ayah Putri adalah Ari Sigit, anak tertua pasangan Sigit Hardjojudanto dan Ilsye Aneke Ratnawati..

Putri, yang kini berumur 21 tahun ini, ditangkap anggota reserse Narkoba Polda Metro Jaya di sebuah kamar di Hotel Maharani, sebuah hotel di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, hari Sabtu, 19 Maret 2011. Namun, kabar ini baru ramai dibicarakan pada hari Minggu.

Karena penasaran dengan liputan videonya, aku pun menyaksikam semua program infotainment di layar TV. Aha….rupanya infotainment pun sibuk menggarap berita penangkapan cicit Pak Harto ini. Mereka pun berusaha mendapatkan gambar-gambar eksklusif dan meramunya dengan gambar-gambar lama, sesuai gaya editing infotaiment, tentunya. Karena itu, aku pun akhirnya menjadi tahu yang namanya Putri itu.

Keponakan Eno Sigit ini ditangkap setelah Polisi menggerebek kamar tempat Putri menginap, karena ada laporan sedang ada pesta narkoba di dalamnya. Saat itu, di dalam kamar ada tiga orang, yakni Putri sendiri, AKBP Edi Setiono, dan seorang lagi yang berinisial GN. Barang bukti narkoba yang ditemukan polisi di dalam kamar adalah jenis sabu seberat 0,88 gram. AKBP Edi Setiono, 53 tahun, adalah seorang perwira menengah Polri aktif yang kini bertugas di Mabes Polri. Sedangkan GN diduga sebagai pemasok sabu kepada Putri Cs.

Belakangan, ak
u pun tahu kalau Putri adalah anak sulung Ari Haryo Wibowo Hardjojudanto alias Ari Sigit dari istri pertamanya, yang bernama Raden Roro Gusti Maya Firanti Noer. Ari Sigit memang sudah bercerai dengan Maya, dan kini sudah kembali menikah dengan seorang artis, Frederica Francisca Callebaut yang beken dengan nama Rika Callebaut.

Nama Gusti Maya Firanti Noer cukup familiar bagiku, karena aku pernah mengikuti persidangan kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, sekitar tahun 2000 silam. Saat itu, Maya menjadi terdakwa dalam kasu pemilikan narkoba jenis sabu. Aku mengikuti persidangan sejak pembacaan
dakwaan sampai vonis, yang berlangsung selama berminggu-minggu . Kalau tidak salah, saat itu Maya divonis delapan bulan penjara oleh majelis hakim.

Di sebuah tayangan infotaiment, Halo Selebriti, yang ditayangkan SCTV kemarin, muncul dokumentasi liputan Maya saat berada di dalam penjara. Saat itu, Maya
mendapatkan kunjungan dari anak-anaknya, termasuk anak sulungnya, Putri Aryanti Haryo Wibowo. Dalam wawancara, Maya berharap agar kelak anak-anaknya tidak ada yang mengikuti jejaknya masuk penjara karena terjerat narkoba.

Rupanya, harapan tinggal harapan saja. Sekitar 10 tahun kemudian, jejak sang ibu rupanya diikuti sang anak sulungnya, ditangkap polisi dalam kasus yang sama: narkoba!

Foto 1 (Sumber kapanlagi.com): Aryanti Haryo Wibowo di dalam sebuah acara.
Foto 2 (Sumber kompas.com): Putri Aryanti Haryo Wibowo saat hendak menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar