Jumat, 08 April 2011

Briptu Norman Kamaru, Mendadak Tenar Karena YouTube

Brimob Gorontalo Briptu Norman
Namanya Norman Kamaru. Sehari-hari, pria ini adalah seorang anggota Polri. Saat ini, ia bertugas di Satuan Brimob Polda Gorontalo. Pangkatnya Brigadir Satu alias briptu. Pangkat boleh rendah, tapi bisa jadi, Norman kini lebih terkenal daripada bosnya sendiri, Kapolda Gorontalo. Saya sendiri bahkan tidak tahu siapa sekarang yang menjadi kapolda di provinsi hasil pemekaran Sulawesi Utara itu. Tapi, saya tahu siapa salah satu anggota Brimob di sana. Ya, siapa lagi kalau bukan Briptu Norman Kamaru. Bahkan, jangan-jangan, Briptu Norman Kamaru kini menjadi anggota Polri yang paling terkenal di Indonesia. Mmmm... bisa jadi tuh.

Briptu Norman Kamaru mendadak tenar. Ini semua gara-gara sebuah video di YouTube. Video yang berdurasi sekitar enam menit tersebut berisi adegan Briptu Norman Kamaru yang sedang melakukan lips sync lagu Chaiyya Chaiyya yang dilantunkan oleh Shahrukh Khan, seorang bintang tenar asal India.

Video tersebut menjadi perhatian banyak orang karena Norman melakukan lip sync sambil kepala, tangan, dan badannya, melakukan gerakan tarian khas India, sama dengan gerakan Shahrukh Khan di video klip lagu tersebut. Seketika saja, video yang berjudul ‘Polisi Gorontalo Menggila’ itu ditonton oleh ribuan orang di YouTube.

Anggota Brimob ini semakin tenar ketika sejumlah media, baik cetak maupun televisi, ikut-ikutan mengulas video tersebut. Video yang memang kocak dan sangat menghibur itu, diputar berkali-kali di hampir semua TV. Akhirnya, tidak heran kalau semakin banyak saja orang yang mengunduh video tadi di YouTube. Norman pun mendadak terkenal di seantero negeri ini. Orang-orang memperbincangkannya. Sepertinya, Norman pun seketika berubah menjadi seseorang bak artis yang sedang naik daun. Mirip ketika duet Sinta dan Jojo yang tenar berkat lip sync lagu dangdut 'Keong Racun'.

Akhirnya, pro kontra pun berdatangan. Yang pro mengacungkan jempol bagi Norman karena dinilai sudah bisa menghibur masyarakat. Yang kontra justru menghujatnya. Pasalnya, seorang anggota Polri seharusnya tidak boleh bercanda ketika sedang bertugas. Mungkin saja, bagi kelompok pengecam ini, polisi harus selalu displin dan berwajah dibuat sangar. Kecaman ini tidak kalah banyak dengan pujian. Bahkan, saya sempat membaca sebuah artikel di portal berita yang mengatakan Briptu Norman Kamaru bisa terkena hukuman.

Namun, sebagian besar publik tidak sependapat. Mereka menilai justru Norman sudah berperilaku benar. Polisi bukan lagi bagian militer. Polisi adalah bagian dari masyarakat yang tidak boleh ada kekakuan pada diri mereka. Kalau hanya gara-gara menyanyi di waktu bertugas saja harus dihukum, lantas bagaimana dengan polisi-polisi yang dituduh memiliki rekening gendut, bagaimana dengan polisi yang masih suka memeras, bagaimana dengan polisi yang masih suka berkolusi dengan orang yang berperkara, atau bagaimana dengan polisi lalulintas yang masih suka ‘main mata’ dengan para pelanggar lalu lintas.

Dukungan publik bagi seorang Norman Kamaru akhirnya membuat sang anggota Brimob itu di berada atas angin. Institusi Polri malah kemudian mendukungnya. Norman pun datang ke Jakarta dan diundang ke Mabes Polri, yang mungkin tidak pernah diinjaknya sebelumnya. Briptu Normam pun bertemu dengan sejumlah jenderal di sana. Dan, tidak lupa, ia pun didaulat menyanyikan lagu India seperti yang ada di videonya di YouTube.

Oya, menurut Briptu Norman Kamaru, ia membuat video yang akhirnya menghebohkan masyarakat itu, karena ingin menghibur seorang temannya yang sedang ada masalah dengan istrinya. "Ketika sedang piket, teman sepiket saya sedang stres sama istrinya. Seharian dia tidak pernah senyum. Jadi saya inisiatif membuat video itu," kata Norman dalam jumpa pers di Mabes Polri. Tidak tanggung-tanggung, Norman yang berseragam Brimob warna gelap itu, berbagi cerita dengan wartawan sambil diapit oleh dua jenderal, Kadiv Humas Irjen Anton Bachrul Alam dan Brigjen Ketut Untung Yoga Ana.

Di Video, tampak teman Norman yang duduk di sebelahnya sama sekali tidak bereaksi dengan ulah Norman yang sedang lip sync lagu India sambil berjoget. Teman Norman tampak cuek dan terus hanya memainkan ponsel. Tak lama kemudian, datang lagi satu anggota Brimob. Dia juga cuek, dan tidak memperhatikan Norman yang asyik berdendang India. Sesekali, Norman berusaha menggoda temannya yang serius menatap ponsel di tangannya. Namun, respons tetap nihil.

Ketika video rekaman lip sync Norman sudah terekam dengan kamera ponselnya, dia lantas menunjukkan kepada rekannya yang sedang bersedih itu. "Jadi saya ingin menghibur dia, saya rekam saja. Setelah itu saya tunjukkan ke dia, eh ternyata dia senyum dan nggak sedih lagi," kata Norman.

Norman mengaku tidak tahu siapa yang mengupload videonya itu ke YouTube. Namun, yang pasti, siapapun orang yang mengupload, Norman mendapatkan berkahnya. Ia mendadak tenar bak artis papan atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar