Sabtu, 02 April 2011

Jangan Percaya pada Wanita Cantik


Judul di atas memang cukup menyeramkan. Kalimat ini saya kutip dari celetukan seorang teman dalam sebuah perbincangan ringan tadi sore. Saya sendiri sudah pasti tidak setuju dengan ucapan teman tersebut.

Sampai detik ini, saya masih mengagumi kecantikan yang dimiliki para perempuan. Saya percaya, Tuhan memberikan anugrah itu, tentu, untuk bisa dikagumi semua orang. Karena saya masih percaya dengan perempuan cantik ataupun kecantikan perempuan, saya akhirnya memasukkan kecantikan sebagai salah satu syarat ketika dulu hunting istri. Alhamdulillah, syarat itu pun terpenuhi, dan nyata-nyata tidak ada masalah, tuh. Artinya, perempuan cantik bukan musibah.

Lantas, mengapa celetukan teman tadi bisa muncul?

Celetukan tidak sedap dari seorang teman tadi keluar karena seminggu belakangan ini, publik memang dikejutkan oleh beragam berita yang menyangkut perempuan berparas cantik. Celakanya, berita ini bukan karena prestasi para perempuan cantik tadi, melainkan muncul di pemberitaan karena mereka dituduh berbuat kejahatan. Duh, sayang sekali ya.

Wanita pertama bernama Inong Melinda atau beken dengan nama Melinda Dee, dan sering disingkat menjadi MD saja. Dia adalah pelaku pencucian uang sebesar Rp 17 miliar milik para nasabah prioritas Citibank. Melinda sehari-sehari menjabat sebagai senior relations manager di bank yang beken dengan kartu kreditnya itu. Mungkin karena jabatannya itu yang membuat ia begitu leluasa ‘bermain-main’ dengan uang nasabah.

Saya juga awalnya penasaran dengan sosok wanita yang kabarnya sudah berumur 47 tahun itu. Seberapa cantik sih dia, sampai-sampai mendadak terkenal begitu. Rasa penasaran saya tidak butuh waktu lama untuk menjawabnya. Sepanjang hari ini, hampir semua TV menayangkan berita si manajer Citibank itu, lengkap dengan sejumlah fotonya. Mmmm....saya akhirnya paham mengapa banyak judul beritanya adalah ‘Si Cantik Penipu Miliaran Rupiah’, atau ada judul lain yakni, ‘Si Seksi yang menjadi Penipu’. Dari hasil melihat foto-fotonya, saya juga paham mengapa dipilih kata ‘seksi’. Hehehe....


Si manajer cantik (oke lah, saya sepakat saja menyebut si Melinda ini cantik) ini ditangkap polisi pada Rabu, 23 Maret 2011, setelah pihak Citibank melaporkannya ke polisi. Sejumlah harta Melinda sudah disita Polisi. Seperti sebuah mobil Hummer H3, Mercedes-Benz, dan 2 Ferrari. Wow, selera mobilnya sangat tinggi sekali. Rasa-rasanya semua mobil tersebut berharga di atas Rp 1 miliar.

Modus yang digunakan perempuan berusia 47 tahun ini adalah dengan menyulap blanko investasi kosong yang ditandatangani nasabah untuk pencairan dana, namun uang tersebut tidak diinvestasikan. Melinda lantas mengalirkan duit sejumlah Rp 17 miliar ke rekening perusahaan pribadinya. Kabarnya, perbuatan busuknya ini mulus berkat bantuan seorang teller di Citibank.

Modus ini kabarnya tergolong kategori baru. Namun, karena Melinda adalah manajer yang mengurusi nasabah kelas kakap di Citibank, tentu sangat mudah baginya untuk beraksi. Penampilan yang aduhai, tutur kata yang sopan dan menyakinkan, dan jabatan yang mendukung, tentu menjadi modal utama bagi Melinda untuk mengambil kepercayaan para korbannya.

Perempuan cantik kedua yang membuat heboh adalah berita penangkapan
Sally Yustiawati, seorang perempuan muda yang disebutkan juga berparas cantik. Penangkapan Sally menghebohkan karena ia sempat tenar bak bintang sinetron sekitar setahun lalu. Ia dicap sebagai seorang penipu kelas ulung alias nomor wahid. Pasalnya, Sally selalu berhasil lolos walau sudah dikejar-kejar. Kisah wanita ini sepertinya mirip dengan peran Leonardo Di Caprio di film 'Catch Me If You Can'. Di film ini, bintang film Titanic itu berperan menjadi penipu muda belia yang selalu lolos kejaran FBI.

Setelah berbulan-bulan atau mungkin bertahun-tahun sukses lolos dari kejaran para korbannya dan tentu saja dari kejaran polisi, Sally akhirnya berhasil ditangkap di Hotel Amaris Kuta, Denpasar, Bali, hari Sabtu 26 Maret 2011.

Perempuan cantik beranak satu itu dituduh menjadi penipu puluhan atau mungkin ratusan orang. Sama dengan Melinda, orang pun percaya kepada Sally karena ia berparas ayu, bertutur kata menyakinkan, dan pandai bergaul. Orang percaya saja meminjamkan sejumlah uang kepadanya. Bahkan, banyak orang tertipu oleh bujuk rayunya dalam bisnis pulsa.

Dua wanita cantik yang kini berakhir di ruang tahanan polisi. Dua wanita cantik dengan satu kasus yang sama: dituduh menipu!

“Makanya, jangan percaya sama wanita cantik!” ucapan teman itu masih terngiang-ngiang. Namun, saya tetap tidak setuju dengannya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar