Jumat, 15 April 2011

Sepeda Motor pun Berkuasa di Jalanan

Macet Sepeda Motor
Foto di atas adalah foto utama di harian Kompas hari ini. Saya sangat tergelitik begitu melihat foto ini. Tidak sadar, saya pun tersenyum geli memandangi foto ini. Menurut saya, ini adalah sebuah foto yang sangat bercerita banyak.

Kompas memberi judul foto ini dengan judul 'Raja Jalanan'. Di caption foto, Kompas menulis "Rombongan pengendara sepeda motor melawan arah di Jalan Raya Bekasi Km 22, Cakung, Jakarta, Kamis (14/4). Pengendara sepeda motor tesebut secara bersama-sama melawan arah di jalur kanan, karena jalur kiri yang tersedia sudah tidak mampu lagi menampung jumlah sepeda motor, terutama pada jam sibuk berangkat dan pulang kerja."

Saya cukup lama menikmati foto hasil jepritan Ujang Zaelani, seorang fotografer Kantor Berita Antara ini. Saya membayangkan, betapa semrawutnya lalulintas di jalan tersebut. Saya yakin, kondisi ini terjadi hampir tiap hari di sana. Entah bagaimana perasaan para pengendara mobil yang terjebak situasi ini. Mereka mungkin jengkel, marah, dan atau bahkan frustasi. Atau, mungkin mereka sudah terbiasa ya, karena menikmatinya setiap hari?

Kira-kira, siapa ya yang harus disalahkan? Si pengendara sepeda motor, pengendara mobil, Pak Polisi, atau Pak Gubernur, atau Pak Presiden ya? Apa semuanya bersalah?

Yang pasti, jumlah kendaraan beroda dua ini memang semakin menggurita tiap hari di Indonesia. Saat ini, jumlah sepeda motor di Indonesia ditaksir telah mencapai 60 juta unit. Di Jakarta saja, jumlah sepeda motor diperkirakan sudah mencapai 8 juta unit. Angka ini nyaris sama dengan jumlah penduduk Jakarta. Wow!

Semoga saja, serbuan sepeda motor di jalan raya ini sebagai tanda peningkatan perekonomian penduduk Indonesia...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar