Jumat, 06 Mei 2011

Berburu Foto Seksi Chantal di FHM

foto syur chantal della concetta
“Saya tadi membawa 25 biji FHM. Sekarang tinggal dua. Rupanya banyak yang penasaran dengan foto-foto Chantal di majalah FHM ini,” kata Kirno kepada saya, tadi siang. Kirno adalah pengecer majalah yang rutin datang ke kantor tempat saya bekerja.

Menurut Kirno, para pembeli FHM edisi terbaru tadi bukan pelanggan majalah pria dewasa itu yang rutin memesan kepadanya tiap bulan. Mereka membeli hanya karena penasaran dengan foto-foto Chantal Della Concetta, yang kebetulan memang pernah bekerja di kantor saya. “Yang beli sebelumnya tidak pernah beli majalah seperti itu,” ungkap pedagang majalah yang sudah belasan tahun ‘buka cabang’ di kantor saya.

Dari Kirno, saya mendapatkan penjelasan kalau agen langganannya juga sempat heran mengapa banyak pengecer yang mengambil FHM edisi Mei 2011 dalam jumlah yang tidak biasa. “Setelah diberi tahu kalau Chantal menjadi salah satu model di majalah itu, si agen baru maklum,” cerita Kirno sambil asyik membereskan tumpukan majalahnya.

Kemunculan Chantal yang sangat ‘berani’ di FHM memang telah mengejutkan banyak orang. Masyarakat telanjur mengenal Chantal sebagai seorang pembaca berita di TV. Citra presenter berita yang selalu tampil kaku dan tegas, akhirnya juga melekat pada wanita cantik ini. Kalau sekarang Chantal tampil di sebuah majalah pria dengan pakaian serba mini, sudah pasti mengagetkan orang.

“Tapi, sepertinya peminat FHM ini hanya di kantor-kantor media saja kok. Seperti di kantor ini. Mungkin karena dia pernah bekerja di sini, kali ya. Makanya, kemarin banyak yang pesan. Dan, sekarang tinggal dua dari 25 majalah yang saya bawa,” kata Kirno lagi.

Ketika saya sedang bercakap-cakap dengan Kirno, melintas seorang teman yang rupanya adalah salah satu dari 23 orang yang telah membeli FHM dari Kirno. “Mau lihat majalahnya, gak?” tanya teman itu. Saya pun tidak mensia-siakan tawaran itu. Sedetik kemudian, teman tadi mengeluarkan FHM dari dalam tasnya dan memberikannya kepada saya.

“Sebenarnya biasa-biasa saja pengambilan foto-fotonya. Padahal, modelnya sudah oke punya,” celetuk teman itu setelah majalah berpindah ke tangan saya, sambil tertawa…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar