Rabu, 08 Juni 2011

Bis Sumber Alam Limo Yang Aneh


Foto ini saya jepret ketika sedang melintas di sekitar Kebumen, Jawa Tengah, akhir Mei lalu. Saat itu, mobil yang saya tumpangi sedang berhenti di sebuah lampu merah. Tiba-tiba dari arah kanan jalan, saya melihat sebuah bus Sumber Alam melintas lurus.

Secepat kilat saya mengambil kamera dan menghidupkannya. Jepret…jepret..jepret…. saya hanya punya waktu beberapa detik saja untuk mengabadikan bis Sumber Alam ini. Dan, foto yang saya pajang di atas, adalah foto paling ‘normal’. Sedang foto lain tidak cukup baik untuk dipamerkan di blog saya ini. Hehehehe..

Saya tertarik dengan bis ini, karena bentuk fisiknya yang tidak umum. Lihatlah roda belakangnya! Bis yang didominasi warna silver ini memiliki dua sumbu roda belakang. Padahal, bis-bis di Indonesia biasanya hanya memiliki satu sumbu yang terdiri dari empat roda. Nah, bis Sumber Alam ini ternyata memiliki delapan roda belakang. Dengan demikian, bis ini memiliki total roda sepuluh buah. Bis ini memang aneh untuk Indonesia, namun sudah biasa di kota-kota Eropa atau Amerika.

Sebelumnya, saya memang telah pernah membaca artikel di sebuah tabloid mengenai sosok pendiri perusahaan otobis Sumber Alam. Di dalam artikel itu, juga dibahas mengenai perkembangan perusahaan otobis yang bermarkas di Purworejo ini. Salah satu perkembangan yang dibahas adalah langkah perusahaan yang menjadi ‘raja jalanan’ di jalur lintas selatan Jawa ini, yang akan memiliki bis beroda sepuluh. Rupanya, saya berkesempatan untuk melihat sendiri bis ini ketika melakukan perjalanan ke Jogjakarta, akhir Mei lalu.

Dari hasil intip-intip di Google, saya pun mendapatkan penjelasan lebih lengkap mengenai bis ‘tidak biasa’ milik Sumber Alam ini, termasuk sejumlah foto lain.






bus sumber alam
bis limo jawa
bis limo
bis sumber alam
sumber alam limo jawa
sumber alam limo
Bis berroda sepuluh ini diberi nama Sumber Alam Limo. Mungkin kata ‘limo’ dipakai karena ukuran bis memang lebih besar dari bis pada umumnya. Sumber Alam Limo ini memiliki panjang 13,20 meter, dan lebih panjang satu meter dari bis pada umumnya. Saya jadi berpikir, apa ya kegunaan tambahan satu sumbu roda di belakang kalau hanya menambah panjang bis satu meter. Mmm….

Kabarnya, interior bis ini dijejali dengan berbagai perlengkapan hiburan maupun untuk bersitirahat yang akan menambah kenyamanan dalam perjalanan. Yang sangat baru dari bis ini dan juga diklaim belum pernah ada di armada bis manapun di Indonesia, adalah pintu lift nya yang ada di bagian kiri belakang bis. Pintu lift ini berfungsi untuk naik dan turun bagi pengguna kursi roda ataupun jika harus membawa muatan yang sangat berat.

Jadi penasaran ingin merasakan naik bis ‘yang tidak biasa’ ini. Kapan ya?

2 komentar:

  1. Anonim10:47 PM

    sy setuju dengan komentar anda ttg acaranya desi anwar, tolong ditanyakan bagaimana desi anwar bahasa inggrisnya bisa sangat bagus seperti itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik, nanti saya tanyakan kepada Desi Anwar. :-)

      Hapus