Rabu, 07 Maret 2012

Ada Edi Ginting di Majalah Travel Fotografi

Travel fotografi adalah majalah baru milik Kompas Gramedia. Edisi perdana terbit awal Maret ini. Sesuai dengan namanya, Travel Fotografi adalah sebuah majalah yang menggabungkan informasi tentang travel dan fotografi. Majalah ini melihat sebuah ceruk baru, yakni kebutuhan akan media tentang travel, tapi juga memberi informasi tentang fotografi. Sebab, Kompas Gramedia menilai, antara travel dan kamera tidak bisa dipisahkan. Kamera adalah benda yang tidak boleh ketinggalan dalam setiap perjalanan. Kapapun dan kemanapun.

Edisi perdana Travel Fotografi ini, hadir dengan liputan utama tentang merekam keindahan cityscape. Majalah ini terbit dalam seratus halaman yang full color. Kertasnya lux dengan ukuran lebih kecil daripada majalah pada umumnya. Beragam artikel yang sangat informatif tersaji di setiap halamannya. Mulai dari soal eksplorasi ke suatu tempat, pembahasan kultur, lokasi-lokasi foto yang keren-keren, dan sebagainya.

Namun, selain itu semua, ada hal lain yang membuat Travel Fotografi edisi perdana ini, begitu istimewa untuk saya. Di majalah yang dibanderol seharga Rp 30.000 ini, salah satu rubriknya bernama 'jelajah', yang berisi artikel mengenai petualangan ke sebuah tempat. Papua menjadi tempat pertama yang dikunjungi. Judul artikelnya 'Sejuta Pesona Jayapura'. Artikel ini berisi catatan perjalanan ke kota paling timur Indonesia itu, lengkap dengan beragam tempat yang wajib dikunjungi, kuliner yang lezat, dan sebagainya. Laporan ini begitu lengkap, karena diulas sampai delapan halaman dan dilengkapi dengan sejumlah foto yang sangat cantik dan menarik.

Lantas, mengapa artikel ini sangat menarik buat saya? Baiklah, saya akan membuat sebuah pengakuan. Artikel tersebut adalah tulisan saya! Yap, tulisan tentang Jayapura itu memang hasil karya saya. Begitu juga dengan semua foto yang menyertai tulisan itu, adalah hasil jepretan saya.

Munculnya tulisan saya di edisi perdana Travel Fotografi ini, benar-benar sebuah kebahagiaan untuk saya. Ada sebuah kepuasan yang tidak bisa diukur dengan apapun, termasuk uang sekalipun. Memang begitulah sejatinya seorang penulis, termasuk juga wartawan. Kepuasan atas hasil jerih payah dalam membuat tulisan, adalah ketika tulisan itu naik cetak, diedarkan, dan dibaca publik.


Foto saya tentang Pemandangan Jayapura dari atas bukit Verbak, dipasang sampai dua halaman

Sebagian foto dan tulisan saya di Travel Fotografi ini sudah saya posting di blog ini

Foto anak-anak Papua di salah satu halaman Travel Fotografi menjadi foto favorit saya

Halaman penutup dari tulisan saya sepanjang 8 halaman di Travel Fotografi

Sebenarnya, tulisan saya di Travel Fotografi itu, sebagian sudah pernah saya posting di blog saya ini. Begitu juga dengan beberapa fotonya. Rupanya, tulisan dan beragam laporan perjalanan saya yang ada di blog ini, memikat tim dari Travel Fotografi. Alhamdulillah. Mengutip kata-kata dari Syahrini, tulisan di blog yang tadinya hanya saya buat untuk iseng-iseng, akhirnya menjadi ‘sesuatu banget’.

Saya sangat berterima kasih kepada editor Travel Fotografi, Yuliandi Kusuma, yang sudah memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Travel Fotografi edisi perdana tersebut. Sahabat saya itu memang jagonya fotografi. Ia juga sudah menelurkan banyak buku tentang fotografi, komputer, aplikasi program, dan lain-lain. Kali ini, Kompas Gramedia pun mempercayainya untuk menerbitkan Travel Fotografi. Edisi perdana pun sukses beredar dengan tampilan dan beragam isi yang keren dan informatif.

2 komentar:

  1. travel fotografi ada situsnya gak om?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya belum ada. sementara ini, bisa gabung di Facebook dan follow di Twitter....

      Hapus