Sabtu, 06 Oktober 2012

Sebuah Lukisan Alam dari Tongging

Danau Toba tidak hanya Parapat atau Samosir. Masih banyak lokasi lain yang tidak kalah eksotis di sepanjang tepi danau terbesar di Indonesia ini. Salah satu yang mulai dikenal orang adalah adalah Tongging. Temukan sensasi lain dari Danau Toba yang akan meninggalkan kesan tersendiri bagi siapapun yang mampir ke sebuah desa yang persis berada di tepi danau hasil ledakan sebuah gunung raksana ini.

Tongging adalah nama sebuah desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Tongging berjarak sekitar 25 kilometer dari Kabanjahe, Ibu Kota Kabupaten Karo, yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu jam perjalanan dengan kendaraan roda empat. Sedangkan jarak Tongging dari Kota Medan sekitar 80 kilometer yang dapat dicapai dalam waktu sekitar tiga setengah jam.

Oleh pemerintah Kabupaten Karo, Tongging sudah dinyatakan sebagai salah satu kawasan wisata di daerah yang terkenal dengan buah jeruk dan markisanya ini. Namun, perhatian yang diberikan ke Tongging sepertinya masih setengah-setengah. Sejumlah hotel memang sudah berdiri di sekitar Tongging. Hanya saja, fasilitas penunjang lain selayaknya sebuah daerah wisata masih minim dijumpai. Belum lagi infrastrukur yang juga masih amburadul. Masih banyak yang harus dipercantik untuk menunjukkan Tongging memang sebuah destinasi wisata yang wajib dikunjungi bila datang ke Sumatera Utara.

Padahal, kalau saja Tongging dikelola dengan sangat baik, bukan tidak mungkin kawasan ini akan menjadi salah satu destinasi favorit di Indonesia. Modal utama sudah ada, yakni keindahan alam dan pesona kebudayaan yang dianugrahkan Sang Pencipta kepada Tongging dan masyarakat Tanah Karo pada umumnya. Tongging tinggal butuh sentuhan tangan-tangan yang lebih kreatif untuk ‘menjual’ Tongging ke seluruh penjuru dunia.



Bayangkan saja, ketika menatap Tongging dari atas bukit Sipiso-piso di salah satu pinggiran Danau Toba, akan tergambar sebuah lukisan alam yang sangat indah di depan mata. Anda akan menyaksikan panorama Danau Toba dengan air sangat tenang yang dikelilingi oleh bukitan-bukit batu lengkap dengan pohon pinus yang tumbuh di sejumlah lerengnya. Bisa jadi, Anda seperti sedang tidak berada di Indonesia ketika menikmati pemandangan yang luar biasa indahnya ini. Belum lagi semilir angin dan sejuknya udara pegunungan yang menambah keasikan sehingga membuat Anda enggan untuk beranjak.

Belum puas menatap lanskap Danu Toba dengan Desa Tongging-nya, Anda bisa melanjutkan acara untuk memanjakan mata ini dengan pemandangan air terjun Sipiso-piso yang lokasinya tidak jauh dari jalan menuju Tongging. Air terjun yang membuang debit air sangat besar ini memiliki ketinggian sekitar 120 meter. Anda juga bisa turun ke dasar air terjun lewat ratusan anak tangga yang telah disediakan. Tapi, perhitungkan kondisi Anda bila memang hendak menuruninya, karena Anda akan membutuhkan tenaga ekstra untuk kembali naik ke atas.

Di sekitar areal parkir air terjun ini juga banyak terdapat toko penjual souvenir yang siap menunggu kedatangan para pengunjung. Mereka menjual beragam souvenir bertemakan Danau Toba ataupun bermotif suku Karo, seperti gantungan kunci, kaos, kain ulos, dan sebagainya. Harganya pun relatif murah dan masih bisa ditawar.


Puas memandangi Danau Toba dari atas, maka saatnya untuk turun ke tepi danau yang merupakan kaldera dari sebuah gunung yang meletus puluhan ribu tahun itu. Anda akan melewati jalan aspal yang berliku-liku yang melewati punggung bukit. Hati-hati melewatinya karena jurang tanpa kelihatan dasarnya dimana, siap menelan Anda bila salah berkendara. Pastikan juga rem berfungsi dengan baik bila tidak mau kendaraan Anda melaju tanpa terkendali menuju tepi danau yang pastinya akan mengancam jiwa Anda.

Tidak hanya kegiatan bermandi di air danau yang sejuk dan bening yang bisa dilakukan sesampainya di Tongging. Anda juga harus merasakan nikmatinya ikan Nila Danau Toba hasil budidaya penduduk Tongging. Anda bisa memesan Nila bakar atau goreng sesuai selera lidah Anda di sejumlah rumah makan di sekitar pinggiran danau. Jangan lupa mecicipi sambal pedas khas penduduk Tongging yang menambah kenikmatan wisata kuliner Anda.



Transportasi ke Tongging
Bila menggunakan kendaraan pribadi, Tongging dapat ditempuh dalam waktu sekitar tiga setengah jam dari Kota Medan. Anda akan melewati kawasan wisata Sibolangit, Kota Berastagi, Kota Kabanjahe, dan sejumlah desa di Tanah Karo dengan lahan pertanian yang sangat subur. Pemandangan tanaman sayur mayur dan buah-buahan akan menemani perjalanan Anda. Sewa mobil di Medan sekitar Rp 400.000/hari, belum termasuk bahan bakar.

Naik kendaraan umum juga sangat mudah dari Medan. Anda bisa naik angkutan umum jurusan Sidikalang dari Simpang Pos, Medan, dengan tarif sekitar Rp 20.000. Anda kemudian turun di Merek, ibukota Kecamatan yang menaungi Tongging. Dari Merek, Anda bisa menumpang angkutan pedesaan menuju Tongging. Selain itu, Anda bisa naik angkutan lain dari Medan menuju Kabanjahe yang ada setiap saat dengan tarif Rp 13.000. Dari Terminal bis Kabanjahe, Anda melanjutkan perjalanan dengan angkutan ke Merek atau ke Sidikalang dan Siantar. Dari Merek, Anda lalu melanjutkan perjalanan dengan angkutan pedesaan menuju Tongging.

Penginapan di Tongging
Saat ini sudah banyak pilihan penginapan di sekitar Tonging, baik berupa losmen maupun hotel. Tarifnya juga relatif murah, berkisar antara Rp 100.000 sampai Rp 500.000/malam. Salah satu pelopor penginapan di Tongging adalah Losmen Sibayak yang berada di pinggiran Desa Tongging. Penginapan ini cukup murah dan berada di antara lahan pertanian. Sebuah sungai kecil juga mengalir di tengah penginapan sehingga menambah romantis acara menginap di sini. Penginapan ini juga menyediakan aneka menu masakan termasuk ikan Nila Danau Toba.


Catatan:
Tulisan ini juga muncul di TRAVELISIA.COM, sebuah website khusus traveling
Seluruh foto by Edi Ginting untuk TRAVELISIA.COM

3 komentar:

  1. Mantab photo-photonya ya.
    Hehehe... Mejuah-juah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bujur melala. Hehehe...
      Mejuah-juah juga man kam. :-)

      Hapus
    2. bang boleh tau g klu untuk lebaran ni kira2 harga untuk losmen sibayak berapaan bg

      Hapus