Kamis, 17 Januari 2013

Mungkinkah Jakarta Bebas Banjir?

Akhirnya, kejadian itu terulang lagi. Jakarta kembali tenggelam oleh banjir. Ibu kota pun lumpuh. Ribuan korban tinggal di tempat pengungsian. Sedangkan ribuan orang lainnya terjebak di tengah banjir ketika hendak berangkat bekerja. Jalanan macet dan semrawut. Mereka tidak sadar air telah menguasai jalan-jalan utama Jakarta saat meninggalkan rumah pada pagi hari.

Inilah Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia yang pada bulan Juni nanti akan berulang tahun ke-486. Yah... umur boleh sudah ratusan tahun, tapi masalah klasik banjir belum juga bisa dipecahkan. Gubernur boleh berganti, namun banjir tidak pernah pergi bersama kepergian para gubernur itu dari singgasana 'DKI 1'. Entah siapa gubernur Jakarta yang bakal sukses membebaskan kampung betawi ini dari banjir. Fauzi Bowo saja yang mengaku ahlinya, sudah gagal total. Jokowi? Mmmm... mari kita tunggu sampai 2017 nanti.

Kamis, 17 Januari 2013, banjir kembali berkuasa di Jakarta. Tidak ada yang dapat menaklukannya. Termasuk seorang Presiden Republik Indonesia. Istana Presiden juga diserbu air-air berwarna coklat yang pastinya penuh kuman-kuman. Sang Presiden pun harus menggulung celana ketika berjalan di selasar istana. Yap, banjir mengepung Istana Presiden! Ya, benar-benar mengepung karena banjir dan genangan air berpuluh-puluh sentimeter terjadi di sekeliling istana. Entah bagaimana perasaan sang Presiden ketika harus menerima kunjungan Presiden Argentina ketika siaran TV sedang breaking news tentang Jakarta yang dikepung banjir.

Selamat menikmati banjir...






Foto-foto: dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar