Kamis, 23 Mei 2013

Dari Gilang Ayunda sampai Fessy Alwi

Seorang kawan berkirim pesan. Karena tahu saya bekerja di Metro TV, ia bertanya tentang para penyiar Metro TV yang kini banyak berwajah baru. Ia bertanya, kemana wajah-wajah lama yang setiap hari muncul di layar.

Kawan tersebut menyebutkan beberapa presenter berita di Metro TV yang dulu sering ia lihat, seperti Rahma Sarita, Fifi Alayda Yahya, Kania Sutisnawisata, dan Najwa Shihab. Setelah itu, ia pun menyebut beberapa nama presenter Metro TV, yang menurut dia, masih sangat asing dan terlihat belum berpengalaman dari cara penampilan mereka.

Beberapa nama presenter lama yang ia sebutkan itu memang sudah tidak bekerja lagi di Metro TV. Rahma Sarita kini memandu program berita di Jak TV. Sedangkan Kania telah berlabuh ke Bloomberg TV Indonesia yang akan mengudara tidak lama lagi.

Kalau Fifi Alayda Yahya dan Najwa shihab sebenarnya masih ada di Metro TV walau
tidak lagi menjadi pembaca berita. Keduanya sudah punya progam talkshow sendiri. Fifi di program Sudut Pandang dan Najwa di Mata Najwa.

Untuk program berita memang kini lebih banyak dibawakan oleh presenter yang lebih 'muda', baik dari segi umur maupun jam terbang. Ada banyak nama yang mungkin belum terlalu familiar bagi masyarakat. Tapi, sebenarnya mereka adalah mantan reporter yang jago liputan di lapangan dan ahli menembus narasumber. Ada nama Putri Ayuningtyas, Anisha Dasuki, Yohana Margaretha, Iqbal Himawan, Gilang Ayunda, Zakia Arfan, Lori Singer, dan beberapa nama lain.

Hanya beberapa program yang tetap digawangi oleh presenter lebih 'senior'. Di program Metro Hari ini dan Prime Time News ada nama Eva Julianti, Fessy Alwi, Cheryl Tanzil, Aviani Malik, Ralph Tampubolon, dan Indra Maulana. Di Top News ada nama Frida Lidwina dan Zelda Safitri. Di program 811 ada Maria Kalaij dan Widya Saputra. Sedang di beberapa program lain ada sejumlah presenter yang tergolong ‘wajah lama’, seperti Nina Melinda, Prita Laura, Boy Noya, Lucia Saharui, dan sejumlah nama lain.

Dua tahun terakhir memang banyak presenter Metro TV yang hengkang, sama seperti reporter yang juga banyak pindah ke stasiun TV lain. Berderet nama seperti Kania Sutisnawinata, Tascha Luidmila, Tommy Tjokro, Marissa Anita, Timothy Marbun, Gadiza Fauzi, dan beberapa nama lain. Belum lagi melihat daftar lima tahun terakhir, ada nama Rahma Sarita, Ratna Wardhani, Catherine Keng, Wianda Pusponegoro, Chantal Della Concetta, Sandrina Malakiano, Meutya Hafid, dan sejumlah nama lain.

Ada juga yang pernah bertanya mengapa para presenter itu keluar dari Metro TV. Padahal, sejarah membuktikan, banyak presenter yang malah tenggelam dan akhirnya bukan siapa-siapa lagi setelah hijrah ke TV lain. Alasan sebenarnya memang jarang diungkap selain beberapa alasan yang terdengar klise, seperti butuh tantangan baru atau karena urusan keluarga.

Ada yang hilang, muncul nama baru. Begitulah hidup...

Sumber foto: dari sini

22 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga untuk Anda. :-) baik, salamnya saya sampaikan kepada Gilang Ayunda.
      wah, saya tidak menyimpan rekaman pas Gilang memainkan biola seperti yg Anda minta. Tp, di Youtube mungkin ada. karena banyak yg mengupload rekamana Wide Shot.

      Hapus
    2. oke makasih pak...saya udah cari di youtube tapi belum ada ketemu pak, tapi ya sudahlah. keep posting pak, ditunggu postingan selanjutnya tentang mbak gilang hehehe :)

      Hapus
  2. pak bisa di upload fotonya mbk gilang ayunda yang bagus gak? mau buat desain poster nih,karena tim wide shot mau datang kekampus saya di palembang tanggal 10 juni nanti.
    tolong dibantu ya pak, hehehe
    terima kasih sebelumnya pak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. di blog saya ini ada beberapa foto gilang. silahkan dipakai...

      Hapus
  3. Anonim6:17 PM

    saya penggemar mbak Anisha Dasuki...tolong sampaikan salam saya ya pak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salamnya sudah saya teruskan kepada Anisha Dasuki. :-)

      Hapus
  4. Anonim5:50 PM

    Pak,

    Mbak Gilang itu sudah menikah belum??

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas sy penggmr metro tv tp satu per satu presntr y hilang. tlong ksih info kmn2 presntr yg lama. gilang m bk kartika sy tdk prnh mlht mrk lg.mksh

      Hapus
  5. Halo pak, it just a nice post! Pak sy sebenernya punya banyak bgt pertanyaan ttg jurnalistik dan metroTV. Even sy bukan anak fikom :)

    BalasHapus
  6. Mohon jawabannya, untuk pertanyaan yg bisa bapak jawab saja :)

    1. Saya sebenernya ingin sekali jd jurnalis. Apalagi kerja di MetroTV, yg kelihatannya concern di bidang politik ekonomi dll. Tp kalau ngobrol sama banyak orang, dan teman, banyak yg bilang gaji reporter itu kecil. Sebenarnya itu benar tidak pak?

    2. Untuk jadi news presenter, pst pernah melalui tahap reporter yg cukup berat, seperti yg bapak jelaskan td diatas. Pertanyaan saya, lamakah waktu jd ditempuh? Yg kedua, apakah semua presenter metroTV berasal dari reporter baik di Metro atau stasiun lain? Adakah yg 'instan' menjadi presenter?

    3. Sebenarnya apa yang menjadi alasan banyaknya presenter yg resign? Sy masih mahasiswa, dan sy pernah resign dr organisasi sy, krn mulai merasa tdk sejalan dgn visi misi yg ada. Is it related? Apakah bbrp presenter tdk sejalan dgn MetroTV atau alasan salary yg ditawarkan stasiun TV lain lebih besar?

    Terimakasih Pak! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. To Paguh:
      1. Kecil itu menurut Anda kira-kira berapa? Trus, reporter di media cetak dan elektronik tentu beda standarnya. begitu juga reporter di media daerah dan di Jakarta juga tidak sama. Beda dengan PNS yang dalam golongan yang sama, gaji PNS di Jakarta dengan di Maluku, pasti sama. Jadi, saya tidak bisa menyebut gaji reporter itu kecil atau besar kalo tanpa perbandingan.
      2. Lama tidaknya tergantung hasil tes. Ada reporter yang baru beberapa bulan bekerja, sudah naik posisi sebagai reporter. Namun, lebih banyak yang bertahun-tahun. Sepertinya, semua presenter Metro TV pernah menjadi reporter. Mungkin tidak di Metro TV, tapi saat mereka masih bekerja di TV lain.
      3. Banyak alasan mengapa presenter resign. Ada yang pindah karena direkrut TV lain dengan iming-iming jabatan dan gaji yang lebih menggiurkan, ada yang resign karena ingin bekerja di bidang lain, dan sejumlah alasan lain.

      Semoga penjelasan saya ini bermanfaat. Sepertinya, Anda berminat jadi presenter nih. :-)

      Hapus
  7. Wah dibales juga akhirnya. Terimakasih banyak ya pak. Kalau boleh tahu, bertahun-tahun itu kisaran nya berapa tahun ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin 1-5 tahun. Ada juga reporter yang naik posisi sebagai presenter setelah pindah ke televisi lain.

      Hapus
  8. Baik pak, terimakasih banyak ya. Ya, saya cukup berminat sih. Doakan saja apabila suatu saat sy menjadi jurnalis, sy menjadi jurnalis yg tekun, dan mau ditempatkan di lapangan seperti apapun.ohiya pak toefl (persyaratan JDP metro itu) toefl institution atau prediction atau hrs yg international gt yak?

    BalasHapus
  9. Nice posting mas...kalo million sekarsari si none jakarta 2008 pindah kemana ya...??saya senang liat si none kalo lagi on air..suasana seru..orangnya juga cantik, salam ya kalo ketemu, kabarnya pindah ke UK ya....??

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. Lae.. salam kenal.. tulisan2nya lae sangat menarik. blm semua bisa dibaca. baru nemu blognya soalnya.. salam sama prisca niken ya lae. horas mejuah juah

    BalasHapus
  12. Anonim9:10 AM

    Aviani Malik sudah hampir 2 bulan tidak siaran, kenapa ya?

    BalasHapus
  13. Anonim4:18 AM

    Saya ingin lebih tahu ttg Bpk. Iqbal Himawan.pembaca berita metro TV. Masih muda dan smart. Terima kadih ibformasinya.

    BalasHapus
  14. Dengan hormat, saya terinspirasi penyiar Iqbal Himawan (metro Pagi/Siang), bisakah saya mendapatkan informasi tentang beliau? saya lihat di wikipedia penyiar metro tidak ada. Terima kasih.

    BalasHapus