Senin, 26 Agustus 2013

Ketika Berdiri Satu Meter dari Metallica

9 April 1993.

Hari masih siang, ketika saya dan seorang teman, Desmond Siahaan, baru saja tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Kami pun bergegas masuk ke dalam Terminal 2 Kedatangan. Rupanya, sudah ada begitu banyak penggemar Metallica di sana. Kebanyakan adalah remaja tanggung yang berpakaian hitam dan rambut gondrong. Mereka berkeliaran di sekitar bandara dengan satu tujuan yang sama: menanti kedatangan Metallica!

Tujuan kami juga sama dengan mereka. Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari sumber terpercaya, Metallica memang akan mendarat di Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan, kami pun mendapatkan waktu kedatangan dan naik pesawat dari mana mereka untuk menuju Jakarta. Karena itu, kami segera berdiri di depan pintu keluar ketika waktu tersebut semakin dekat. Jantung kami berdetak cukup kencang menanti grup band yang sedang digandrungi jutaan anak muda di seluruh dunia itu akan muncul di sana.

Rupanya, kami salah membaca situasi. Melihat banyaknya penggemar yang memadati bandara, panitia penjemputan Metallica akhirnya mengeluarkan keempat personil grup band pemilik lagu 'Enter Sandman'itu dari terminal keberangkatan, dan bukan dari terminal kedatangan seperti para penumpang umumnya. Kami gagal bertemu dengan James Newstad dan kawan-kawan!

25 Agustus 2013.

Sekitar 20 tahun sudah berlalu. Metallica kembali mampir ke Indonesia. Ya, hanya mampir! Kalau pada 1993 mereka berhari-hari menginjakkan kaki di Jakarta, maka kali ini hanya dalam hitungan jam. Mereka tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada pukul 16.00, dan berlanjut menggelar konser di Gelola Bung Karno Senayan pada pukul 20.00, dan (kabarnya) langsung terbang malam itu juga.

Tapi, saya lebih beruntung daripada 60 ribu penonton Metallica yang pada malam itu memadati Senayan. Sekitar pukul 17.00 WIB, Metallica menggelar jumpa pers terbatas di salah satu ruangan Gelola Bung Karno. Saya menjadi salah satu orang yang berdiri di ruangan itu, dan hanya berjarak satu-dua meter dari keempat personil Metallica yang rata-rata sudah berumur setengah abad tersebut. Kalau pada 1993 saya gagal 'menguber-uber' mereka, kali ini saya berhasil bertemu. Bahkan, usai puas memotret mereka saat jumpa pers, saya melanjutkan kebahagian dengan menyaksikan konser spektakuler Metallica dari bangku tribun Gelora Bung Karno.

Ini adalah beberapa foto hasil jepretan saya:

1 komentar: