Rabu, 27 Mei 2015

Sihir Selera Impor

Judul artikel ini saya comot dari judul tayangan Mata Najwa edisi Rabu, 27 Mei 2015. Pada episode ini, Mata Najwa mengupas mengenai fenomena budaya asing yang begitu digandrungi masyarakat Indonesia.

“Melalui kotak layar kaca, geliat di pojok-poiok dunia terlihat dan berbaca. Pesan dan gambar di sosial media, merambat mempromosikan kabar begitu seketika. Fashion di belahan Eropa dalam satu klik terinternalisasi warga Asia. Senandung ria di negeri sakura terimitasi remaja Jakarta. K-pop dan produksi filmnya merembes membuat demam anak muda seantero Indonesia. Dalam dunia yang begitu terbuka, Indonesia menjadi pemberi atau penerima?” begitulah yang diucapkan sanga tuan rumah, Najwa Shibab.

Salah satu narasumber yang dihadirkan ke studio adalah kelompok JKT48, sebuah kelompok idol asal Indonesia yang terdiri dari para remaja berusia belasan sampai 22 tahun. Sejak dirikan pada 2011, JKT48 segera mampu menghipnotis para penggemarnya. Mereka juga punya pertunjukkan sendiri di sebuah gedung di Jakarta Pusat. Ada sekitar 300 penonton yang datang tiap malam dan rela membayar sekitar Rp 100 ribu demi menyaksikan aksi para idol mereka.

JKT48 adalah ‘adik’ dari AKB48 yang ada di Jepang. Sama seperti JKT48, AKB48 juga sangat populer di negeri sakura. Lalu apa yang membedakan keduanya? “AKB48 lebih seksi,” kata Haruka, salah satu anggota JKT48 yang ‘diimpor’ langsung dari Jepang.

Manajemen JKT48 sangat pandai ‘menjual’ kelompok idol yang punya anggota 64 remaja putri berwajah cantik ini. Misalkan saja, beragam kegiatan dibuat untuk lebih mendekatkan JKT48 dengan para penggemar. Tidak heran kalau banyak penggemar yang rela menghabiskan duit puluhan juta rupiah demi bisa ‘dekat’ dengan para personil JKT48. Mulai dari berkali-kali menonton pertunjukan mereka, memberi CD yang ada hadiah berupa bersalaman selama 10 detik dengan satu idol JKT48, dan beragam kegiatan lain.

Kabarnya, banyak penggemar JKT48 adalah kaum pria. Mungkin Anda adalah salah satunya…

Selengkapnya...

Kamis, 07 Mei 2015

Mata Najwa di Kampus UI

Hari masih terlalu pagi di sekitar kampus UI Depok, ketika sejumlah anak muda mulai berjalan menuju balairung. Hari itu, Rabu, 29 April 2015, akan berlangsung sebuah acara yang tidak biasa di gedung pertemuan di dalam kampus UI Depok tersebut. Namanya Mata Najwa On Stage, mengambil nama sebuah program unggulan di layar Metro TV.

Anak-anak muda tadi pun segera bergerombol di sekitar pintu masuk balairung yang ada di sisi timur. Padahal pintu baru akan dibuka sekitar dua jam lagi. Namun, sepertinya mereka memang tidak sabar menjadi saksi dalam acara Mata Najwa On Stage yang kali ini mengambil tema Habibie dan Suara Anak Negeri.

Sekitar pukul sebelas siang, pintu akhirnya dibuka. Ribuan anak muda yang mayoritas adalah mahasiswa dari UI dan kampus sekitarnya, segera memadati balairung. Dalam waktu sekejab, semua kursi pun sudah terisi.

Acara ini bertabur tokoh-tokoh. Ada nama Khofifah Indar Parawansa yang kini menjabat Menteri Sosial, Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR), Johan Budi (Plt Wakil Ketua KPK), Rhenald Kasali (Pakar Marketing UI), Butet Kertaradjasa (Budayawan), Radhar Panca Dahana (Budayawan), Reza Rahadian (Aktor), Bunga Citra Lestari (Aktris), Cak Lontong (Komidian), Sruti (penyanyi), dan Marzuki Muhammad aka Kill The DJ (penyanyi).

Tokoh utama dalam acara ini adalah BJ Habibie, Presiden Indonesia ke-3. Habibie berbagi cerita di atas panggung mengenai banyak hal. Tidak hanya seputar pesawat terbang yang memang sangat ia kuasai, tapi juga mengenal hal-hal lain seputar kehidupannya. Termasuk kisah asmara masa muda seorang BJ Habibie. Tapi, cerita utama Habibie yang digali Najwa Shihab, sang tuan rumah Mata Najwa, adalah mengenai hal-hal yang bisa menginspirasi sekitar 5.000 anak muda yang memadati Balairung UI pada hari yang sangat cerah itu.

Tidak ketinggalan, kemeriahan dari penampilan Nidji yang membawakan empat lagu terkenal mereka. Keempat lagu tersebut adalah Shadows, Di Atas Awan, Laskar Pelangi, dan Disco Lazy Time. Bahkan, pada lagu terakhir ini, Najwa Shihab ikut berjoget bersama Giring Nidji sambil melepas high heels yang ia kenakan.

Anda penasaran dengan acara Mata Najwa On Stage yang berlangsung di Kampus UI ini? Nah, Anda bisa menyaksikannya di layar Metro TV pada Sabtu, 9 Mei 2015, mulai pukul 19.30 WIB.

Di bawah ini saya tampilkan beberapa foto hasil jepretan saya di acara tersebut, yang mungkin bisa menjawab sedikit rasa penasaran Anda.

Selengkapnya...