Selasa, 11 Oktober 2016

Kejar Harta Rohadi Ke Kota Mangga


Membebaskan wajah peradilan dari praktek suap dan korupsi, sepertinya masih sebatas mimpi.

Makelar kasus masih berkeliaran di ruang-ruang sidang. Menawarkan jasa bagi siapa saja yang bersedia membeli keadilan.

Rohadi hanyalah satu orang dari banyak nama yang akhirnya terungkap.

Jika sudah begini, sulit rasanya mengharapkan penutup mata sang dewi keadilan benar-benar tertutup rapat dalam memutus keadilan.

Namun, selalu ada harapan dalam setiap usaha. Tergantung ada atau tidak usaha tersebut.

(KEJAR HARTA ROHADI KE KOTA MANGGA, Realitas 11 November 2016)

Sumber Foto: rmolsumsel.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar