Kamis, 16 Maret 2017

Ketika Perut Kami Buncit-Buncit

Saya terkejut melihat beberapa foto yang dikirim ke salah satu grup Whatsapp mantan teman sekolah. Di foto-foto tersebut terlihat sejumlah rekan yang sedang berkumpul dalam sebuah acara. Saya menghitung jumlah mereka, ...1,2,3,4,5,6,7,8,9,10. Kalau dengan teman yang memotret, berarti ada 11 teman yang berkumpul di acara tersebut. Seluruhnya adalah pria.

Yang membuat saya terkejut adalah melihat tubuh mereka yang tampak gemuk-gemuk. Setidaknya ada enam teman yang terlihat memiliki tubuh paling bongsor dengan perut yang tak enak dipandang. Dengan memperkirakan tinggi badan mereka, saya perkirakan berat badan beberapa teman tersebut sekitar 90 sampai 110 kg.

Saya pun membayangkan wujud mereka ketika masa sekolah dulu. Tiba-tiba saja ada senyum yang muncul. Yang saya ingat, mereka dulu bertubuh kurus seperti saya. Dan, lihatlah mereka pada hari ini setelah 20an tahun kemudian!

Kondisi seperti ini memang tampak lumrah dijumpai sekarang ini. Pada umur seperti kami yang tak bisa disebut muda lagi, badan yang gemuk dengan perut buncit adalah pemandangan yang sangat biasa dijumpai di tengah masyarakat. Saya pun mengalaminya. Walau berat badan saya tidak terlalu over, tapi perut yang terlalu maju ini sungguh mengganggu.

Kalau kata sejumlah artikel, kegemukan atau biasa disebut juga dengan istilah obesitas, didefinisikan sebagai memiliki kelebihan lemak di dalam tubuh. Umumnya, kegemukan banyak dialami oleh mereka yang sudah berusia dewasa, karena gaya hidup yang tak sehat. Umur sudah tidak muda lagi tapi masih memakan makanan yang sama dengan ketika masih berusia belasan tahun. Ketika olahraga pun sudah jarang dilakukan, maka jangan heran kalau lemak di tubuh makin tak terkontrol.

Sejumlah cara sedang saya tempuh saat ini untuk mengurangi lemak yang menumpuk di sekitar perut ini. Hasilnya sudah mulai tampak. Kalau dibandingkan dua bulan lalu, saya patut bersyukur karena sudah beberapa teman yang menyebut saya bertambah langsing dengan perut yang tak terlalu ke depan lagi.

Mungkin saya nanti akan berbagi resep ke teman-teman saya yang ada di foto tadi, agar kami kembali seperti masa sekolah dulu. Biar umur makin tua, tapi tubuh harus tetap segar dan sehat. Plus, perut buncit tak perlu ada lagi. Setuju atau setuju sekali?

Sumber gambar: ifood.tv

Tidak ada komentar:

Posting Komentar