Senin, 13 Maret 2017

Melihat Kemesaraan Jokowi dan SBY

Presiden Jokowi akhirnya bertemu dengan SBY, sebuh momen yang sudah lama dinanti-nanti. Keduanya bertemu di Istana Merdeka pada Kamis, 9 Maret 2017.

"Ya seperti yang sudah sering saya sampaikan bolak-balik kan sudah saya sampaikan bahwa saya akan mengatur waktu untuk beliau, Pak SBY. Dan hari ini Alhamdulillah beliau pas juga ada waktu dan beliau juga ada, maka kita janjian dan ketemu," kata Jokowi ketika ditanya mengapa pertemuan baru terlaksana.

Ada begitu banyak cerita mengapa pertemuan Jokowi-SBY ini menjadi sangat penting. Keduanya sering diberitakan dalam situasi yang tidak saling bertegur sapa.

Lihat saja apa terjadi ketika ada ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa akibat isu terganggunya keharmonisan toleransi pada akhir 2016. Ketika itu, Jokowi mengundang sejumlah ketua umum partai politik ke istana. Ada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Golkar Setya Novanto, Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Namun, saat itu SBY tidak termasuk ketua umum partai yang diundang Presiden Jokowi ke istana. Padahal, SBY adalah Ketua Umum Partai Demokrat, salah satu partai besar di negeri ini. Kalau ada yang mengatakan Jokowi hanya mengundang partai pendukung pemerintah, apa Gerindra memang partai pendukung juga?

Situasi ini akhirnya semakin membuat publik melihat hubungan Jokowi dan SBY memang sedang dalam kondisi tidak harmonis. Sebelumnya, Jokowi juga lebih memilih menemui Prabowo Subianto di Hambalang pada November 2016, daripada bertemu SBY di Cikeas. Padahal, Cikeas dilewati kalau mau ke Hambalang.

Sebelumnya, program kerja Jokowi yang gemar membangun proyek-proyek infrastruktur, juga dikritik SBY. Dalam rangkaian tour de java-nya pada Maret 2016, SBY mengungkapkan bahwa pemerintah sebaiknya tidak menguras anggaran di sektor infrastruktur di tengah kondisi ekonomi tanah air yang sedang lesu.

Kritik SBY ini akhirnya dibalas Presiden Jokowi dengan mengunjungi proyek mangkrak di Hambalang.

Namun, segala rumor yang beredar ini, akhirnya luntur seketika dengan pertemuan Presiden Jokowi dengan SBY di istana pada 9 Maret 2017. Sebuah pertemuan yang kata SBY, digunakan untuk menjelaskan berbagai hal yang selama ini menjadi sumber miskomunikasi antara dirinya dengan Jokowi.


Usai bertemu SBY, Presiden Jokowi melanjutkan acara lain di istana. Jokowi mengundang sejumlah penyanyi dan musisi kondang ke istana dalam rangka Hari Musik Nasional 2017. Setidaknya ada 200 musisi Indonesia yang datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar